Surga yang Tak Dirindukan 3 : Ketika Masa Lalu Mengusik Keharmonisan

Surga yang Tak Dirindukan


Sekuel Surga yang Tak Dirindukan 3 mengikat penikmatnya untuk mengenang keseluruhan cerita Surga yang Tak Dirindukan dan menyimpulkan benang merah terkandung di dalamnya. Pada bagian ini memberitahukan hukum sebab-akibat yang terjadi di masa lalu akan terjadi juga di masa sekarang.  

Identitas Film:

Judul                       : Surga yang Tak Dirindukan 3

Sutradara                : Prita Arianegara

Genre : Drama Keluarga

Durasi : 120 menit

Pemain                 : Fedi Nuril (Prasetya), Marsha Timoty (Mei Rose), Reza Rahardia (Ray)

Rumah Produksi : MD Pictures

Tahun Produksi : 16 April 2021

Film Surga yang Tak Dirindukan masih tersimpan kisahnya oleh banyak penggemarnya. Sukses produksi pada 2 film sebelumnya. Rumah MD pictures mengumumkan merilis sekuel Surga yang Tak Dirindukan ke tiga. Dalam siaran pers mengenai film ini masih mengisahkan kehidupan rumah tangga Prasetya dengan segala isu di dalamnya. Berbeda dari 2 film sebelumnya. Film ini tak lagi menyoal poligami melainkan poliandri. Hal yang tak biasa di soroti dalam perfilman Indonesia. 

Film di mulai dengan menggambarkan kelanjutan kehidupan rumah tangga Prasetya yang mana bukan lagi tentang kehidupan Prasetya dan Arini, melainkan kehidupan Prasetya bersama Mei Rose. Dalan hal ini peran Mei Rose di perankan oleh Marsha Timoty yang pada film sebelumnya Surga yag Tak Dirindukan 1 dan 2 oleh Raline Shah. Terlepas dari latar belakang pergantian pemain. Film ini masih layak di ikuti kelanjutan kisahnya.

Digambarkan pada menit pertama kesibukan masing-masing seluruh anggota keluarga Prasetya. Dimana Prasetya tengah sibuk dengan urusan pekerjaan, sebaliknya Mei Rose sedang tampak lelah tertidur lelap, dibangunkan dan diingatkan pembantunya untuk segera ke tempat Akbar anaknya berkompetisi. Nadia tengah berlatih dance untuk keperluan konten chanel youtubenya. Ketiganya berjanji meluangkan waktu datang melihat Akbar lomba. Hal ini menggambarkan keharmonisan keluarga mereka

Keharmonisan tergambarkan dengan sejelas-jelasnya bahwa mereka adalah keluarga bahagia, rukun, saling menunjukan kasih sayang satu sama lain serta peran besar orang tua dalam mendidik anak. Padahal yang kita tahu mereka adalah keluarga yang di persatukan dari kisah penuh drama pada film sebelumnya. 

Tidak berselang lama seorang tokoh menyengaja masuk ke kehidupan rumah tangga Prasetyo. Hal itu sudah jelas di gambarkan tokoh bernama Ray Sastrowardoyo sengaja mengundang siswa-siswi sekolah Mustika Persada termasuk Akbar untuk mengunjungi kediamannya dalam perayaan ulang tahun ibunya sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai kepala yayasan baru sekolah itu. Namun, sebetulnya itu adalah usahanya untuk dapat bertemu kembali dengan Mei Rose.

Kisah masa lalunya 10 menit awal telah di tunjukan. Saat itu Ray yang tengah memandangi album foto Mei Rose dan Akbar di laptop menjadi mengingat kisah masa lalunya.

Sebelum mencapai klimaks  masuknya Ray sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Prasetyo. Unsur penunjang kebetulan agar terhubung pada satu titik puncak konflik rumah tangga, sang sutradara membenturkannya dengan masalah ekonomi yang terjadi pada proyek pekerjaan Prasetya. Ia di tipu finance managernya sehingga tanggungjawab operasional pembayaran karyawan sepenuhnya ada padanya. Tidak hanya itu, tumbuh kembang Nadia remaja mewarnai konflik cerita.

Kepulangan Akbar dan teman-temannya usai undangan kunjungan dari kepala yayasan baru sekolahnya membawa Mei Rose bertemu Ray. Namun, ia menghindari pertemuan itu. Ia meminta kepada gurunya Akbar agar menyampaikan kepada Akbar dirinya menunggu di mobil.

Pada malam harinya sebelum makan malam Mei Rose berencana menceritakan kejadian tadi siang pada Pras. Namun hal itu ia mengurungkan niatnya. Pras terlebih dahulu membicarakan rencanya menjual asset rumah yang mereka tempati, yang mana tentu saja hal itu keputusan yang sangat berat. Sebab rumah itu memiliki banyak kenangan bersama Arini.  

Kisah berlanjut menuju klimaks. Mei Rose tidak bisa menghindari pertemuannya dengan Ray. Di suatu hari ketika titik. Mei Rose menemani Akbar mengunjungi peternakan kelinci di temani Nadia. Ia tidak mengira bahwa tempat yang di kunjunginya adalah lahan peternakan Ray. Musibah menimpanya dan mempertemukannya dengan Ray yang tak bisa ia hindarkan. 

Pertemuan itu mengungkit kisah lama di antara mereka. Kehadiran orang ketiga mengusik kembali kehidupan rumah tangga Pras. Sampai disini, gambaran akhir cerita sudah dapat disimpulkan di antara dua kemungkinan. Pergulatan batin sangat di rasakan oleh Prasetya tentang bagaimana ia melanjutkan surga yang tak lagi dirindukan itu. kekecewaan, kemarahan, kesedihan dan rasa rindu menyergap melebur menjadi satu. Bagaimanakah Prasetya menyikapi permasalahnnya? 

Banyak hal menarik yang pantas untuk meneruskan menonton sekuel film Surga yang Tak Dirindukan 3 menyelami pembuktian cinta. Selain itu konflik yang terjadi tidak hanya menyeret pergejolakan di antara Prasetyo dan Mei Rose, melainkan Nadia dan Akbar ikut terlibat. Sehingga banyak hal yang dapat di jadikan pembelajaran sekaligus hiburan. 

Sebelum menonton ada hal yang perlu di ketahui dari film ini. berikut informasinya:

Penayangan Film Berbeda dari Sebelumya

Berbeda dari dua film sebelumnya yang di tayangkan di bioskop. Di musim pandemi ini, menonton film ini sudah bisa di lakukan dari rumah yang dapat di aksesn melalui platform Disney + Hostar yang sudah tayang perdana Jum’at, 16 April 2021. Salah satu tujuan penyangan di salah satu platform online adalah agar film ini dapat dinikmai secara bersama-sama dengan anggota keluarga. Selain itu sebagai bentuk penyegaran diri, mengisi waktu luang dan menghidupkan suasana rumah.

Pengulangan yang Harus Dimaklumi

Sebagai sekuel, Surga yang Tak Dirindukan 3 banyak di temui pengulangan baik scene film sebelumnya atau penjelasan konflik yang terjadi di masa lalu. Karena di dalam film ini memberikan penjelasan hubungan sebab-akibat masa lalu yang masih bisa terjadi di masa sekarang. Sejak awal isu orang ketiga diangkat keterikatan itu terbawa hingga sekuel ke tiga. Pada bagian pertama di kisahkan awal pertemuan Pras dan Mei Rose menimbulkan pertanyaan ayah biologis Akbar yang tidak di jelaskan. Selain itu, penyelesaian konflik yang terjadi pada film ketiga mengingatkan untuk belajar atas penerimaan sikap 

Banyak Meninggalkan Pesan Tersirat 

Meninggalkan banyak pesan moral pada penonton patut diapresiasi. Dengan segala konflik yang terjadi kehidupan rumah tangga Pras  seolah memberikan gambaran ideal dalam menyikapi sebuah permasalah dan penyelesaian secara dewasa serta melibatkan setiap urusan dengan sang pencipta. Banyak kajian keagamaan yang di landaskan untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Sekuel ketiga juga menampilkan bentuk pendidikan orang tua terhadap anak usia remaja. 

Adanya film ini juga tak lepas dari misi penulisnya untuk menguatkan setiap pasangan untuk tetap teguh mendirikan keutuhan cintanya, walaupun menemui banyak cobaan. Sejak rilisnya Surga yang Tak Dirindukan tahun 2015 hingga sekarang adalah untuk memberikan edukasi yang benar apa itu poligami dan orang ketiga. Dewasa ini banyak pemberitaan bertemakan isu poligami yang disalahartikan, kasus perceraian di akibatkan orang ketiga dan faktor lainnya. Seolah niat suci membangun surga rumah tangga cepat sekali di tepiskan untuk tidak di perjuangkan. 



1 Komentar