Ulat dan Belalang




Ada cerita tentang ulat yang berwarna hijau dan berbulu tajam, siapaun tidak mau mendekatinya karena jika mendekatinya pasti akan terserang dengan penyakit gatal yang sangat mematikan. Ya begitulah cerita yang beredar di dalam hutan. Ulat yang dalam kesehariannya mencari makan ke sana kemari sebari mencari teman tetap saja tidak ada yang mau berteman dengannya.

Suatu hari ada Belalang yang tidak mengaja menghampiri ulat yang sedang memakan dedaunan hijau, karena daun dan ulat itu memang warnanya sama jadi Belalang tidak mengetahui bahwa ada ulat di sana.

“Sedang apa kau di sini Belalang?” Tanya Ulat.

“Ya ampun, maaf aku tidak melihat kamu ada di sini” ucap Belalang.

Ulat yang kaget dan merasa heran ternyata ada juga yang mau minta maaf dan tidak kabur setelah melihatnya. Ulat pun masih tidak percaya karena dia tidak pernah menemukan yang sama seperti Belalang ini. Akhirnya Ulat penasaran dan mulai bertanya kepada Belalang kenapa dia tidak kabur setelah melihatnya.

“Kamu tidak takut denganku?” tanya Ulat.

“Kenapa harus takut, kita kan sama-sama makhluk Ciptaan Sang Maha Kuasa” Balas Belalang.

“Biasanya kalau yang lain melihat aku mereka langsung kabur, karena aku yang berbulu dan menjijikan ini” ucap Ulat.

“Mulai sekarang kamu tidak usah khawatir, aku akan menjadi temanmu” ucap Belalang.

Ulat yang saat mendengar jawaban dari Belalang merasa senang sekali karena yang selama ia takutkan tidak akan menemukan kawan yang mau berteman dengannya, akhirnya terpecahkan sudah rasa kehawatiran tidak akan mempunyai teman dengan adanya Belalang yang sekarang menjadi teman baiknya. Ulat dan Belalang selalu bersama-sama untuk mencari makan, mereka pun saling membantu satu sama lain.

0 Komentar